Wednesday, 13 March 2013

Kerendahan Hati


Apa itu kerendahan hati ? menurut kamus besar Bahasa Indonesia kata rendah hati berarti hal(sifat) tidak sombong atau tidak angkuh, jadi dapat disimpulkan  bawha kerendahan hati berarti sikap hidup tidak sombong atau tidak angkuh  seseorang selama ia hidup.
Apa kata alkitab tetantang kerendahan hati?
Dalam Mazmur : 37:11tetapi orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah   dan dalam  Filipi : 2:3dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari dirinya sendiri 
Dari Filipi 2:3  jelas bahwa  rendah hati  adalah lebih mengutamakan orang lain dari dirinya sendiri dan upah orang yang rendah hati menurut mazmur  mendapat warisan (sorga), sukacita (bahagia) dan sejahtera berlimpah-limpah (kaya) .
Menurut Filipi 2:5-11, Tuhan Yesus juga seorang yang rendah hati sehingga ia taat merendahkan diri dan mengosongkan diri, bahkan rela taat sampai mati dikayu salib sehingga Allah mengaruniakan kepadanya berkat dan kemualiaan bahwa didalam Nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada dilangit, yang ada diatas bumi dan yang ada di bawah bumi dan segala lidah mengaku Yesus Kristus adalah Tuhan bagi kemualiaan Allah Bapa. Rendah hati lebih mementingkan kehendak Allah, taat kepada perintah Allah dari pada keinginan sendiri.
Dalam Alkitab kita membaca banyak sekali mujisat yang dilakukan Yesus Kristus karena ada kerendahan hati baik oleh Yesus Kristus sendiri maupun oleh orang yang mengalami mujizat tersebut yaitu dengan lebih memperhatikan kepentingan orang lain dari kepentingannya sendiri padahal pada saat itu dirinya sendiri juga  membutuhkan, misalnya pada mujisat  memberi makan lima ribu orang Yesus lebih mengutamakan  orang banyak dengan berkata kamu harus memberi mereka makan. Peristiwa Maria yang menuangi minyak yang mahal ke kaki Yesus, peristiwa ini menjadi peristiwa yang selalu diceritakan ketika injil dibreritakan, juga peristiwa Marta dan Maria  dan banyak lagi  kisah – kisah Alkitab tentang kerendahan hati.
Yesaya 57:11 “Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk”.
Mika 6:8 "Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?"
Sefanya 2:3 “Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN”.
Kerendahan hati adalah sikap seseorang yang lebih mendahulukan  orang lain dari pada diri sendiri disaat yang sulit terutama lebih mendahulukan Tuhan diatas kepentingan diri sendiri, Tuhan Yesus adalah contoh yang paling fenomenal disepanjang abad ini
Orang yang rendah hati mewarisi Sorga Halleluyah    

Tuesday, 26 February 2013

Di Sorga kita buat apa saja?

Apakah yang dikatakan Alkitab tentang ini ?
Dalam Yohanes 14:2Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.” Dari ayat ini Tuhan Yesus mengindikasikan bahwa di Sorga banyak tempat tinggal, kita akan tinggal di Sorga  entah dirumah-rumah atau di kamar-kamar  
Disana kita akan berbicara dengan bahasa malikat 1Korintus 13:1, disana kita meyembah Tuhan Wahyu 7:11, 11:16 dan 19:4
Disana orang tidak kawin dan dikawinkan Matius 22:30 ,Markus 12:25, Lukas 20:35
Disana akan diberi Tubuh Baru yaitu Tubuh Kebangkitan Lukas 24:36-44
Rasul Paulus pernah bersaksi bahwa dia diangkat ke Sorga Tinggkat ke tiga  2Korintus  12 :2-4, disana dia mendengar kata-kata yang tak terkatakan yang tak boleh diucapkan manusia
Rasul Yohanes menulis dalam surat 1 Yohanes 4:8  Allah adalah Kasih, Rasul Paulus menulis dalam 1Korintus 13 : 13Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.”
 Selanjutnya dalam 1 Korintus 13 : 1-12 Rasul Paulus menulis “Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.   Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikitpun tidak ada faedahnya bagiku.
Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu.
Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.”
Kalau kita renungkan siapakah manusia yang sanggup menjalankan kasih ini, jujur tidak ada satu orangpun didunia ini yang sanggup menjalankan kasih ini kecuali satu orang yaitu Yesus Kristus Anak Allah, maka dari itu dapat dikatakan di Sorga Kita akan diberi Tubuh baru, rumah atau tempat baru, bahasa baru, tidak ada kawin dan dikawinkan disana kita hanya memuji dan menyembah Tuhan, bersuka cita  serta melakukan Kasih satu dengan lain.

Monday, 25 February 2013

Apa itu Kejujuran

Pada zaman sekarang  ini kejujuran sangat sulit kita temukan, apalagi dengan kemajuan dibidang informatika, membuat kejujuran menjadi sesuatu yang sangat sulit ditemui ibarat mencari jarum di dalam  pasir.  Beruntunglah kita yang masih punya kejujuran, pelihara kejujuran itu.
Apa sebenarnya kejujuran itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia jujur mempunyai tiga arti yaitu 1 tulus hati ; tidak berbohong, 2 tidak curang, 3 tulus ; iklas , sedangkan Kejujuran berarti sifat (keadaan) jujur; ketulusan (hati) ; kelurusan (hati) , jadi dapat disimpulkan kejujuran itu berarti sifat/keaadaan hati yang jujur,tulus dan lurus.
Menurut Alkitab apa pengertian kejujuran itu? Dalam Kitab Kejadian 3:2-6 percakapan Hawa dengan ular(iblis) , kita melihat bahwa kejujuran Hawa tanpa diikuti dengan sikap tulus hati dan lurus hati, dia terkecoh oleh ular (iblis).
Dalam Kitab Yosua 14:7-8, percakapan Yosua dengan bani Yehuda
“7 Aku berumur empat puluh tahun, ketika aku disuruh Musa, hamba TUHAN itu, dari Kadesh-Barnea untuk mengintai negeri ini; dan aku pulang membawa kabar kepadanya yang sejujur-jujurnya. 8  Sedang saudara-saudaraku, yang bersama-sama pergi ke sana dengan aku, membuat tawar hati bangsa itu, aku tetap mengikuti TUHAN, Allahku, dengan sepenuh hati.”
Kalau kita membaca pada Kitab Bilangan 13:25-33, 14 : 1-10
bahwa ke 12 pengintai itu kembali dan menceritakan dengan jujur apa yang mereka lihat pada negeri orang Enak ternyata ada 2 pendapat yang berbeda  dari kejujuran  mereka,  pertama  kejujuran yang membuat tawar hati dan kejujuran yang meneguhkan hati, akibatnya bangsa itu harus berputar di padang gurun 40 tahun lamanya.
Dalam Matius 26:69-75, Petrus menyangkal Yesus 3 kali, rohani Petrus betul-betul terpuruk , dan  dia kembali ke profesi awal sebagai nelayan, tetapi Yesus menebus dan membangkitkan semangat Petrus itu didalam Yohanes 21:15-17 dimana Petrus dengan jujur dan tulus hati mengaku mengasihi Yesus  sebanyak 3 kali
Kita melihat bahwa Kejujuran menurut Alkitab  adalah keadaan  dimana kita memberitakan sesuatu hal dengan tulus hati, lurus hati dan sepenuh hati walaupun sulit dan akibat pemberitaan itu  memberikan peneguhan hati kepada orang lain bahwa Tuhan sanggup melakukan apapun bahkan sanggup membalikan keadaan. Amin Halleluyah

Monday, 17 December 2012

SEJARAH POHON NATAL

Sejarah Pohon Natal



Kebiasaan memasang pohon Natal sebagai dekorasi dimulai dari Jerman. Pemasangan pohon Natal yang umumnya dari pohoncemara, atau mengadaptasi bentuk pohon cemara, itu dimulai pada abad ke-16.
Saat penduduk Jerman menyebar ke berbagai wilayah termasuk Amerika, mereka pun kerap memasang cemara yang tergolong pohon evergreen untuk dekorasi Natal di dalam rumah. Dari catatan yang ada, orang Jerman di Pennsylvania Amerika Serikat memajang pohon Natal untuk pertama kalinya pada tahun 1830-an.
Pohon Natal bukanlah suatu keharusan di gereja maupun dirumah sebab ini hanya merupakan simbol agar kehidupan rohani kita selalu bertumbuh dan menjadi saksi yang indah bagi orang lain “evergreen“. Pohon Natal (cemara) ini juga melambangkan “hidup kekal“, sebab pada umumnya di musim salju hampir semua pohon rontok daunnya, kecuali pohon cemara selalu hijau daunnya.
Pemasangan pohon cemara, baik asli maupun yang terbuat dari plastik, di tengah kota atau di tempat-tempat umum pun menjadi pemandangan biasa menjelang Natal. Salah satu yang terbesar adalah pohon yang ada di Rockefeller Center di 5th Avenue New York Amerika Serikat.

Legenda

Ada beberapa legenda/cerita yang beredar di kalangan orang Kristen sendiri mengenai asal mula pohon natal.
Santo Bonifacius
Menurut sebuah legenda, rohaniawan Inggris bernama Santo Bonifasius yang memimpin beberapa gereja di Jerman dan Perancis dalam perjalanannya bertemu dengan sekelompok orang yang akan mempersembahkan seorang anak kepada dewa Thor di sebuah pohon ek. Untuk menghentikan perbuatan jahat mereka, secara ajaib Santo Bonifasius merobohkan pohon ek tersebut dengan pukulan tangannya. Setelah kejadian yang menakjubkan tersebut di tempat pohon ek yang roboh tumbuhlah sebuah pohon cemara.
Martin Luther dan pohon cemaranya
Cerita lain mengisahkan kejadian saat Martin Luther, tokoh Reformasi Gereja, sedang berjalan-jalan di hutan pada suatu malam. Terkesan dengan keindahan gemerlap jutaan bintang di angkasa yang sinarnya menembus cabang-cabang pohon cemara di hutan, Martin Luther menebang sebuah pohon cemara kecil dan membawanya pulang pada keluarganya di rumah. Untuk menciptakan gemerlap bintang seperti yang dilihatnya di hutan, Martin Luther memasang lilin-lilin pada tiap cabang pohon cemara tersebut.
Arbol Navidad 03.gif

Kontroversi

Terlepas dari kebenaran kisah-kisah di atas, hingga hari ini pemasangan Pohon Natal masih menimbulkan pro dan kontra di kalangan umatKristen. Bagi orang-orang yang tidak berkenan dengan pohon Natal, mengisahkan bahwa pada zaman dahulu bangsa Romawi menggunakan pohon cemara untuk perayaan Saturnalia, mereka menghiasinya dengan hiasan-hiasan kecil dan topeng-topeng kecil, karena pada tgl 25 Desember ini adalah hari kelahiran dewa matahari, Mithras, yang asal mulanya dari Dewa Matahari Iran yang kemudian dipuja di Roma. Demikian pula hari Minggu adalah hari untuk menyembah dewa matahari sesuai dari arti kata Zondag, Sunday atau Sonntag. Perlu diketahui juga bahwa dewa-dewa matahari lainnya, seperti Osiris, dewa matahari orang Mesir, dilahirkan pada tanggal 27 Desember. Demikian pula Dewa matahari Horus dan Apollo lahir pada tanggal 28 Desember.
Maka dari itu ada aliran-aliran gereja tertentu yang mengharamkan tradisi pohon Natal, sebab mereka menganggap ini sebagai pemujaan dewa matahari. Pemasangan pohon itu dianggap sebagai bentuk penyembahan berhala. Reaksi penolakan itu bahkan awalnya sempat diwarnai keputusan pemerintah Jerman untuk mendenda siapa pun yang memasang pohon cemara sebagai pohon Natal.
Hal itu mulai berubah, saat gambar Ratu Victoria dari InggrisPangeran Albert dari Jerman, dan anak-anaknya dengan latar pohon cemara, diilustrasikan di London News. Karena sosok Victoria yang sangat populer, pemuatan gambar itu di media massa pun membuat pohon cemara menjadi pilihan lazim sebagai pohon Natal.

Tradisi

Setelah masyarakat AS mengikuti jejak Inggris menggunakan pohon cemara pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, industri pun semakin berkembang dan merambah ke berbagai negara. Termasuk industri berbagai hiasan pohon Natal seperti bola-bola yang digantung, pernak-pernik Santa Claustinsel(semacam tali berumbai yang dililitkan ke pohon), dan lainnya.
Karena penggunaan pohon cemara merupakan tradisi Eropa, ekspresi sukacita yang dilambangkan dengan berbagai dekorasi itu berbeda-beda di setiap negara. Indonesia danFilipina menjadi negara yang sangat terpengaruh tradisi Eropa itu sampai akhirnya para umat Kristen membeli pohon buatan tapi yang penting berbentuk cemara.
Di Afrika Selatan keberadaan pohon Natal bukanlah sesuatu yang umum. Sementara masyarakat India, lebih memilih pohon mangga dan pohon pisang.
Sumber : Wikipedia, Almanak Kristen Indonesia 1999, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia.

NATAL & TAHUN BARU

SELAMAT NATAL 25 DESEMBER 2012 

DAN

TAHUN BARU 01 JANUARI 2013

Monday, 13 August 2012